Suka duka kerja di kapal pesiar!

Suka duka kerja di kapal pesiar merupakan gambaran senang beserta sedihnya saat berada di kapal yang berlayar di tengah lautan di selimuti rindu rumah campur masalah pada dunia nyata.

Pengalaman Menyenangkan dan Tantangan Bekerja di Kapal Pesiar

Hallo sobat Ocean Ambassador di manapun kalian berada. Bagaimana kabarnya kali ini? Masih semangatkah kalian cari – cari info dan pembahasan seputar kapal pesiar di sini? Bekerja di kapal pesiar memang salah satu hal yang di idam – idamkan bagi sekelompok orang ya, apalagi di kalangan hotelier. Pasti pekerjaan ini adalah pekerjaan yang lagi naik daun di mata kalian.

cari info terbaru loker kapal

Wajar saja kalau bidang ini adalah pekerjaan yang banyak diimpikan bagi banyak orang. Salah satu alasannya ialah salary yang menggiurkan dan terbilang sangat tinggi, yang berkisar dari ribuan hingga puluhan ribu dollar sesuai dengan tingkatan kedudukan para pekerjanya.

Eitss… tidak hanya itu saja. Selain gaji yang terbilang menyenangkan, bisa keliling dunia dengan gratis adalah salah satu alasannya. Tak hanya keliling dunia dengan gratis, sembari keliling dunia kita bahkan di gaji oleh perusahan kapal pesiar tersebut.

Namun sayangnya, meningkatnya keinginan orang – orang untuk bekerja di kapal pesiar, tidak diimbangi dengan informasi yang jelas dan juga masih banyak peminat kerja kapal pesiar yang belum tahu mengenai tata cara masuknya, bagaimana kehidupan di dalamnya dan yang paling utama adalah suka duka bekerja di kapal pesiar itu sendiri.

Di karenakan informasi tersebut adalah hal – hal pokok yang harus diketahui oleh para hotelier. Maka kali ini kita akan membahas suka & duka bekerja di kapal pesiar.

Pengalaman menyenangkan bekerja di kapal pesiar

Di bawah ini kita bakal sajikan beberapa pengalaman menyenangkan atau suka nya bekerja di kapal pesiar

Jalan – jalan ke kota atau negara yang di kunjungi

Seperti yang sudah dijelaskan di artikel sebelumnya, pekerja kapal pesiar diperboleh untuk turun dan mengunjungi kota – kota dimana kapal pesiar berlabuh. Namun perlu di perhatikan bahwa tidak semua kru atau pekerja diizinkan turun dan jalan – jalan ketika kapal berlabuh.

Kru atau pekerja yang sedang bertugas tentu saja tidak diperbolehkan untuk meninggalkan pekerjaannya. Namun, bedasarkan pengalaman teman – teman yang bekerja di kapal pesiar, banyak pekerja yang memilih istirahat dan berdiam diri di kapal meskipun di perboleh kan untuk turun dan jalan – jalan. Hal ini menjadi pilihan mereka karena mereka merasa bekerja di kapal pesiar membutuhkan kondisi badan yang fit dan tetap stabil.

Dapat bersosialisasi dan menambah banyak relasi

Di kapal pesiar, tak hanya tamu – tamu nya saja yang berasal dari berbagai macam negara namun juga para pekerja nya. Nah dari sini kita bisa belajar Bahasa baru, tradisi baru dan tentunya kita akan mendapat relasi baru, tentunya dari teman – teman mancanegara tak hanya Indonesia saja.

Kemampuan Bahasa Inggris meningkat

Bahasa adalah system yang digunakan untuk mengekspresikan ide, gagasan dan perasaan atau memberikan informasi, sehingga fungsi dari Bahasa itu sendiri adalah sebagai alat komunikasi. Namun dalam berbahasa tidak mungkin kalau kita hanya diam dan tidak ada praktik. Dan tentunya lingkungan lah yang membentuk Bahasa sehari – hari kita. Lalu mengapa di kapal pesiar kemampuan Bahasa Inggris kita akan meningkat? Ya tentunya karena lingkungan kapal pesiar adalah orang – orang dari berbagai negara, sehingga dari sudut ke sudut tempat di kapal pesiar Bahasa yang digunakan adalah English. Oleh karena itu, lama – kelamaan kita akan terbiasa berbahasa Inggris sehingga kemampuan Bahasa Internasional kita akan meningkat.

Mendapat ilmu baru

Banyak orang berfikir bahwasannya di kapal pesiar kita hanya bekerja saja. Namun kenyataan di lapangan, hal ini tidak sepenuhnya benar. Meskipun pekerja kapal pesiar dianggap padat dalam bekerja namun di sela – sela istirahat, beberapa manajemen kapal memberikan pelatihan untuk meng-upgrade skill untuk pegawainya. Seperti pelatihan mengenai kebersihan, cara menjaga dan merawat lingkungan, keselamatan kerja ataupun Bahasa.

Home sick

Rindu rumah adalah tantangan pertama yang dirasakan oleh banyaknya pekerja kapal pesiar. Bagaimana tidak, bekerja selama minimal 6 bulan tanpa bertemu keluarga atau orang terdekat di kampung halaman adalah hal terberat. Belum lagi rindu masakan khas Indonesia yang bakal susah dijumpai di kapal pesir. Maka dari itu, disarankan bagi para hotelier yang akan bekerja di kapal pesiar untuk membawa bekal makanan khas Indonesia.

Jam kerja yang panjang

Jam kerja kapal pesiar tergolong jam kerja yang panjang. Pekerja bekerja selama 7 hari selama kira – kira 10 jam per hari nya, itu berarti tidak ada hari libur kecuali mengalami sakit. Maka dari itu, kesehatan adalah hal utama yang harus kita jaga ketika bekerja di kapal pesiar.

Kamar yang sangat kecil

Kamar tempat para pekerja sangat sempit. Terkadang harus berbagi dengan temannya. Hingga tak jarang banyak pekerja yang memilih dan harus rela tidur di lantai

Waktu liburan tersita

Sudah dijelaskan di awal bahwasannya tidak semua kru atau pekerja kapal pesiar bisa turun untuk jalan – jalan ketika kapal berlabuh. Sehingga ketika kapal berlabuh dan para penumpang turun untuk berlibur, para pekerja kapal pesiar harus menyiapkan dan menyediakan fasilitas mewah untuk di nikmati penumpang mereka.

Itulah beberapa pengalaman dan tantangan dalam bekerja di kapal pesiar. Yang perlu di ingat adalah setiap pekerjaan pasti ada suka duka serta hal menyenangkan dan tantangan di dalam nya. Jadi kita harus siap menghadapi itu semua ketika keputusan sudah kita ambil. Karena tidak semua yang terlihat berkilau itu indah, bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *